Skip to main content

segala sesuatu tentang gunung

Daun Tapak Dara untuk Resep Herbal Kanker

Daun Tapak Dara untuk Resep Herbal Kanker

Tapak dara dikenal sejak lama sebagai tanaman berkhasiat. berbentuk perdu biasanya tanaman ini dimanfaatkan daunnya untuk obat tradisional. Salah satunya sebagai resep herbal kanker. Bagaimana pemanfaatan daun tapak dara untuk kanker. Deherba menjawab untuk Anda.

Tanaman Catharanthus roseus ini adalah jenis tanaman tropis yang cukup dikenal. Anda mudah mengenalinya dari bunganya yang berkelopak 5 dalam warna ungu dan putih. Lazim digunakan sebagai tanaman hias, namun juga secara tradisional kerap dimanfaatkan sebagai bahan resep herbal.

Secara tradisional, tanaman ini dimanfaatkan untuk terapi hipertensi dan diabetes. Juga kerap digunakan untuk pengobatan tradisional disentri, gangguan kencing, masalah pencernaan sampai membantu melancarkan menstruasi.

Daun Tapak Dara untuk Resep Herbal Kanker

Dan belakangan, tanaman tapak dara juga dimanfaatkan sebagai sebagai tanaman anti kanker. Dalam Journal of Natural Product tahun 1981, ditemukan 70 macam komponen alkaloid dalam daun tapak dara. Dan alkaloid sendiri dapat bekerja ampuh sebagai anti kanker.

Dijelaskan bahwa dalam daun tapak dara ditemukan komponen seperti vindesine, vinblastine, vinorelbine, limonene, vincristine, doxorubicin , vinflunine dan sejumlah jenis alkaloid lain. Selain ditemukan pula komponen fitokimia lain seperti terpenoid, sulfur, sesquirterpenes dan serpentin.

Catatan penting mengenai peran alkaloid sebagai anti kanker. Bahwa komponen satu ini dapat bekerja sebagai anti proliferasi. Ini akan efektif menghambat pertumbuhan kanker.  Proliferasi sendiri adalah kemampuan sel kanker untuk memperbanyak dan menduplikasi diri dengan masif. Hingga sel kanker dapat dengan cepat membentuk massa yang masif dan agresif merusak jaringan di sekitarnya.

Baik pula sebagai anti peradangan untuk mencegah terbentuknya kerusakan jaringan dan peradangan masif. Kondisi peradangan masif semacam ini lazim terjadi pada kanker. Juga dipahami memiliki manfaat membantu menjaga kondisi tubuh pasien di masa kemoterapi.

Secara tradisional, daun tapak dara dapat dimanfaatkan sebagai resep herbal berbagai jenis kanker. Sebut saja seperti kanker darah (leukemia), kanker limfoma, kanker mulut, kanker usus, kanker hidung, kanker tenggorokan dan jenis kanker lain.

 

Bagaimana Resep Herbal Kanker Dari Daun Tapak Dara Dibuat?

Pada dasarnya pembuatan resep herbal kanker dengan daun tapak dara dilakukan dengan mengolah daun tapak dara menjadi teh. Anda bisa mendapatkan khasiat daun tapak dara dari daun yang segar dan direbus, dapat pula dari daun yang telah dikeringkan.

Namun, karena kadar alkaloid dalam daun tapak dara baru akan efektif bila dikonsumsi dalam jumlah besar, maka dibutuhkan herbal lain yang diasumsikan dapat membantu meningkatkan kinerja alkaloid dalam herbal tapak dara.

Adapun unsur herbal tersebut antara lain buah adas dan kulit kayu pulasari. Keduanya dipercaya dapat membantu meningkatkan khasiat dari herbal tapak dara. Meski masih diperlukan riset lebih mendalam untuk memastikan akurasi asumsi tersebut.

Pengolahan dari resep herbal kanker dari daun tapak dara sendiri dilakukan dengan merebus 22 lembar daun tapak dara segar, 1 buah adas dan sesobek kulit kayu pulasari dengan air sebanyak 3 gelas. Pastikan Anda memilih daun yang tidak terlalu tua tetapi tidak muda.

Rebus sampai air tersisa setengah, kemudian dapat Anda tiriskan. Dinginkan sebelum dikonsumsi dan padukan dengan madu atau gula batu. bagi ramuan dalam 3 porsi yang sama untuk kemudian Anda minum 3 kali sehari setelah makan.

Anda bisa gunakan daun tapak dara kering sebanyak 1 genggam penuh sebagai pengganti daun tapak dara basah. Ini bisa menjadi solusi bila Anda sulit mendapatkan daun tapak dara yang segar.

Lakukan ikhtiar daun tapak dara ini dengan rutin selama beberapa pekan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Menurut laman deherba.com, terapi resep herbal kanker ini terbukti dapat membantu proses penyembuhan pasien dari kanker.